tak pelu jadi penyair untuk menunjukkan bahwa kau berpikir
tak perlu menjadi pujangga untuk memberikan isyarat pada dunia.

Cinta sejati tidak pernah datang dari satu-dua kejadian. Satu-dua kalimat. Cinta sejati adalah konsistensi dan komitmen panjang.
— Darwis Tere Liye (via annisaadejanira)

cinta adalah…
ketika kamu menjadi jawaban yang akan aku pilih berkali-kali, sampai aku mati.
ketika waktu yang aku harap bisa berhenti kala bersamanya, atau paling tidak melambat seperti daun yang membutuhkan waktu 100 tahun lamanya untuk jatuh ke tanah.
Rahne Putri (dalam buku Sadgenic, 2012)

Lebih baik orang yang mendapatkanmu itu orang yang lebih banyak tahu kekuranganmu daripada kelebihanmu. sebab dia membawa komitmen kuat untuk membimbing dan bertanggungjawab atasmu.
— Ustadzah dr. Maryati, satu nasehat (via boecahlawu)

(via catatanbesarku)


cinta itu seperti kopi panas. paling enak diminum saat panas, tapi resikonya cepat habis. biar gak cepat habis, ya diminumnya pelan-pelan. tapi resikonya jadi keburu dingin.
Milli (dalam film Milli and Nathan, 2011)

zarryhendrik:

Aku mau senyum kamu di tiap esok yang aku punya.

Aku mau tawa kamu di tiap waktu yang kumiliki.

Aku mau mata kamu di tiap hebat yang kulakukan.

Aku mau suara kamu di tiap sunyi yang kuhadapi.

Aku mau tubuh kamu di tiap indah yang kusiapkan.

Aku mau hati kamu di tiap aku tanya hatiku.

Kebersamaan memang selalu menyenangkan, tapi dengan merelakan ‘kehilangan’ kebersamaan itu - demi perjuangan menapaki jalan cita dan cintanya masing-masing - jauh lebih membahagiakan.
— Goodluck, and may God bless us all, friends! (via jamduapagi)

Begitulah. Jauh lebih menyenangkan mengenang sesuatu yang hanya selintas terjadinya. Bahkan dalam banyak kesempatan jauh lebih menyenangkan mengenang sesuatu yang sepantasnya terjadi tapi kita tidak membuatnya terjadi, meski kita bisa dengan mudah membuatnya terjadi. Paling tidak kita tidak harus kecewa jika sesuatu itu di luar harapan yang kita punya.
Tere Liye (dalam buku Sunset Bersama Rosie, 2011)

Kebahagiaan dan rasa sedih itu terkadang tidak ada bedanya. Sama-sama membuat tidak bisa tidur. Hanya saja rasa bahagia tidak membuat tubuh melakukan gerakan resah atau helaan nafas panjang. Rasa gembira hanya membuat sesak.
Tere Liye (dalam buku Sunset Bersama Rosie, 2011)

Mengerti bahwa memaafkan itu proses yang menyakitkan. Mengerti, walau menyakitkan itu harus dilalui agar langkah kita menjadi jauh lebih ringan.
Tere Liye (dalam buku Sunset Bersama Rosie, 2011)

bagi laki-laki, hobbynya seperti olahraga, musik, game dan gadget terkadang adalah pacar keduanya. persis seperti belanja bagi perempuan. jadi sesama memaklumi saja
Ramadhan Ananda Putra

Saat kita berhenti mencari, saat itulah kita justru menemukan apa yang kita cari. Saat kita tak bersiap untuk sebuah kejutan, hidup justru memberikan banyak kejutan.
Windy Ariestanty dalam Life Traveler (via kuntawiaji)

Turut berduka cita atas meninggalnya Menteri Kesehatan RI non aktif DR. dr. Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH semoga beliau diterima di sisiNya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Terutama buat teman seperjuangan kami Rayinda Mamahit FK Universitas Padjajaran 2008 semoga selalu dikuatkan :(

Terkadang sakit hati sendiri lihat ribetnya birokrasi negara kita. Sedikitpun ga ada yang meringankan warga negaranya. Mau ngurus semua kartu-kartu yang hilang aja minta ampun susahnya.
Waktu mau ngurus KTP ke kantor kelurahan, disuruhnya nunggu E-KTP yang “katanya” siap dalam 2 minggu lagi. Pas udah nunggu 2 minggu terus tanya ke kecamatan ternyata entah kapan siapnya, malah disuruh bikin KTP konvensional aja. Ngurus KTP konvensionalpun “katanya” harus nunggu lagi seminggu. Dan selang seminggu ternyata belum siap juga, ujung-ujungnya disuruh bikin resi KTP yang pas pertama kali datang katanya udah ga perlu lagi.
Mau ngurus SIM sama ATM, “katanya” ga bisa kalo ga ada KTP. Eh, pas ada razia di jalan, ujung-ujungnya kena tilang gara-gara ga punya SIM, padahal udah nunjukin surat bukti kehilangan yang notabene polisi sendiri yang keluarin tu surat. Tu surat maalah ga diakui dan motorpun dibawa ke kantor yang bersangkutan.
Indonesia oh Indonesia. kapan sih ga jadi negara yang ribet?

hidup itu seperti makan roti pake selai. kalau mau yang bikin penasaran dan tidak membosankan pilih nenas atau strawberry yang ada rasa asamnya, tidak selalu rasa manis
Ramadhan Ananda Putra

sesungguhnya masuk ke hubungan yg secara de jure sudah berakhir namun masih belum secara de facto itu resikonya sangat tinggi
Ramadhan Ananda Putra

zaoldyeck's followers free counters